8.01.2009

Road to Singapore (day 2 dan 3)

My 2nd Day

sepertinya memang pelaksanaan kegiatan ini di outsource ke pihak luar, dan sebenernya yang bisa dituri adalah alat pembuatan kartu instan yang dalam 1 jam bisa menangani sekitar 50 orang yang belum terdaftar, diantaranya termasuk saya.hari kedua sbenarnya merupakan capacity building untuk pembicara hari ke-2 agenda, ternyata memang perlu dibriefing dulu supaya tidak melenceng dari pokok pembicaraan dan diarahkan pada satu persepsi dan tujuan. juga sempat dikenalkan mengenai risk assement oleh mark bezzinga dari stancert, yang setelah saya googling ternyata itu bukan badan standard melainkan profesional yang bergerak dibidang peningkatan kompetensi. hari ke-dua memang melelahkan karena seharian mendengarjan orang ngoceh, dan yang bikin otak kerja dua kali yaitu harus men"translate" tuh omongannya bule dan mencoba memahaminya... otomatis setelah kegiatan selesai langsung tepar deh... nyesel juga padhal pengen jalan muter2 sini..



My 3rd day

Pada hari ke-2 Agenda pelaksanaan acara pun dimulai, yah saya amati memang ada pergeseran time frame, ndak beda sama kegiatan saya dulu waktu di pusat akreditasi lab, karena memang mereka yang belu melakukan registrasi di hari pertama agenda cukup banyak sehingga kick off time jadi mundur, namun memang masih dalam kewajaran. jalannya kegiatan juga sudah sesuai dengan apa yang telah diskenariokan kemarin, cuma sayangnya setelah istirahat makan siang beberapa peserta tampak tidak kembali lagi, beberapanya ada yg ikut workshop lainnya baik itu dilaksanakan oleh APEC ato pihak lain. disini juga akhirnya kenalan sama orang dari deptan, dari depdag dan dari deplu juga yang bertanggung jawab terhadap kegiatan APEC. dan juga participant dari luar, biasa menjalin networking, meskipun kadang mereka menanyakan nama2 orang dikantor saya yang notabene adalah sudah level2 bos, dan mereka semuanya adalah termasuk level senior juga, kadang ada perasaan minder, tapi bagi saya ini adalah kesempatan untuk melatih kepercayaan diri saya, kapan lagi bisa ngoceh tanpa takut salah, toh mereka tau saya juga belum selevel mereka, kalo dah senior mungkin rodho ngisin2ni kalo level englishnya little2 sih i can.

Dan ternyata APEC juga memberikan tour gratis meskipun itu cuma jalan jalan menggunakan hop on bus, kita cuma melihat itu flyer, merlion, esplanade, kirain busnya berhenti, sepertinya ndak sesuai sama brosor mereka deh, "Kembalikan uaang kamiii!!!" egh gak ding, gratis kok nglunjak....hehehe



Tapi akhirnya bisa juga tuh bis berhenti di tempat namanya clarke quay (baca : klakey, ternyata disana tempat river view itu, memang tempatnya bersih, konsepnya adalah tempat wisata di pinggir sungai, dengan dilengkapan permainan sling shot, tempat hang out buat yang ingin merasakan suasana remang2 dan bar, saya tidak mengeksplor terlalu jauh tempatnya karena kebanyakan memang bar dan tempat makan ( sebenernya kita bertiga ditolak masuk krn ndak pake sepatu..... untuuuuung masih dilindungi sama yang dia Atas sana) saya lebih memilih naik river view saja dari pada harus menghabiskan waktu ngliatin orang pacaran... bikin syirik aja tuh mereka,,,!!










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks